Lonely but its ok!
Sedikit lebih nyaman malam ini dengan segelas kopi hitam dan gitar tanpa sms telfon yg biasa berdering, keadaan yg cukup langka dulu. Iya, kita pernah begitu mencinta lalu jatuh, hingga pada akhirnya kau dan aku tampak jauh.
Dunia sedikit bergeser, aku mulai merasa bosan dengan cinta yg mereka ceritakan glamornya sabanhari di linimasa, sepucuk harmoni tawa untuk sebuah hal – hal yg tak lucu ketika dilakukan bersama-sama. Sesuatu yg menahanku untuk tidak berkedip karena takut akan kehilangan senyumnya. Sendiri untuk waktu yg tidak ditentukan mungkin jauh lebih baik, karena kelak ada yang akan menemukan seseorang bukan untuk mengisi sepi, melainkan sebagai tujuan hati untuk menepi.





















