Ada apa The Reds..!! jangan membuat Liverpudlian ketar – ketir melihat performamu belakangan ini yang selalu kecolongan dipenghujung laga, masih segar dalam ingatan kami saat kemenangan buyar oleh bek Stoke City Robert Huth diajang premiership minggu lalu. Ibarat jatuh kelubang yang sama entah apa gambaran yang cocok untuk merujuk pada kekonyolan yang terus menerus terjadi.
Kejadian pertama adalah pada bulan Oktober 2009 lalu saat berjumpa Chelsea. Ketika itu ‘Si Biru’ memimpin terlebih dulu pada menit 60 untuk direspon dengan serangan Liverpool yang berupaya menyamakan kedudukan.
Akan tetapi, usaha menyelamatkan satu angka tersebut lantas harus kandas karena pada menit-menit akhir gawang Liverpool malah kembali kebobolan, kali ini lewat gol Florent Malouda yang bikin partai Liga Primer itu berkesudahan 2-0 untuk Chelsea.
Masih di bulan yang sama, hanya berselang dua pekan lebih, Liverpool menjamu Lyon di partai Liga Champions dan Yossi Benayoun bikin tuan rumah unggul empat menit sebelum jeda turun minum.
Keunggulan tak dapat dipertahankan setelah Maxime Gonalons menyamakan kedudukan pada menit 72. Anfield lantas bungkam setelah Cesar Delgado membuat gol di menit akhir yang bikin Liverpool takluk 1-2.
Kesalahan serupa terulang lagi di awal November dan parahnya itu terjadi saat menghadapi lawan yang sama: Lyon. Pada pertemuan kedua di kandang Lyon, Ryan Babel bikin Liverpool bersorak pada menit 83. Sekali lagi kemenangan lenyap dengan getir di depan mata Liverpool akibat gol telat Lisandro Lopez yang bikin kedudukan jadi 1-1.
Masih di ajang Liga Champions, di awal Desember menghadapi Fiorentina, Benayoun bikin Liverpool memimpin 1-0 sebelum jeda. Bak deja vu untuk Liverpool, lawan kemudian menyamakan skor lewat Martin Jorgensen pada menit 63 sebelum Alberto Gilardino membuat gol telat untuk membawa Fiorentina berbalik menang.
Gol-gol telat tadi sudah terbukti sangat berperan dalam kegagalan Liverpool melangkah ke babak knock-out Liga Champions dan harus terlempar dari kompetisi itu. Pun demikian halnya di ajang Piala FA.
Pada 13 Januari 2010, Liverpool menjalani laga replay kontra Reading setelah sebelumnya kedua tim bermain 1-1 di partai pertama. Di laga replay itu, skenario yang sudah-sudah bak hadir lagi. Liverpool unggul duluan lewat bunuh diri Ryan Bertrand sebelum jeda, sebelum lawan menyamakan skor dan berbalik menang.
Bedanya, kali ini skor penyama skor dicetak dari titik putih pada menit 90 dan gol kemenangan Reading lahir di menit ke-100 extra time. Hasilnya, Liverpool kandas dari kompetisi ini.
Terakhir, Liverpool kembali jadi korban gol telat saat melawan Stoke, Sabtu (16/1/2010), saat tiga angka melayang karena kelengahan di menit-menit akhir pertandingan.
Filed under: AnfieldGank, Hot Issue , AnfieldGank, liga inggris, liga inggris 2009/2010, Liverpool FC, pekan liga inggris, the reds








Hi doles, apa kabar kau hari ini? Sumringahnya wajah kau sudah tampak dari ujung jalan ini. Pasti kau sudah dengar berita beberapa hari ini ya. Berita yang bakal merubah nasib kau sampe turunan mu beberapa generasi mendatang kan? selamat ya. Belum resmi dilantik aja kau udah dapat jatah uang puluhan juta dari KPU, Sekjen DPR dan Sekjen DPD. Seharusnya, dedengkot pemegang uang negara tak perlu menanggung biaya apapun sampe bermilyar – milyar rupiah untuk menghadirkan kau ke senayan pada 28 september 2009 nanti, karena kau belum memiliki hak apapun doles. Karena itu, biaya menuju Jakarta harusnya ditanggung calon atau kau punya partai politik lah. Setelah dilantik, barulah kau dan legislator – legislator lainnya memiliki hak seperti pejabat negara.





















Komentar Terakhir